GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download
lifestyle

Jangan Asal, Ini Cara Membersihkan Telinga yang Tepat

Ditinjau oleh dr. Najwa-06 Mei 2024
Cara Membersihkan Telinga

Sama halnya dengan bagian tubuh lainnya, telinga juga harus rutin dibersihkan agar tidak mengganggu pendengaran kita. Kalau kamu, seringnya membersihkan telinga pakai apa nih? Pasti kebanyakan pakai cotton bud, ya. Namun, ternyata membersihkan telinga menggunakan cotton bud, hanya akan membuat kotoran terdorong lebih dalam ke bagian telinga kita, loh. Lalu, gimana sih cara membersihkan telinga yang tepat? Jangan asal, yuk simak artikel ini sampai habis, ya!


Cara Membersihkan Telinga yang Tepat

Membersihkan telinga dengan tepat adalah proses yang penting untuk menjaga kesehatan telinga kamu. Berikut beberapa cara membersihkan telinga yang benar, yang bisa kamu lakukan:


1. Menggunakan Obat Tetes Telinga

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan obat tetes telinga. Contoh obatnya seperti gliserin, minyak mineral, atau hidrogen peroksida. Kamu bisa membelinya di apotik terdekat, ya. 


Nah, obat tetes telinga ini bekerja dengan cara melunakkan kotoran yang terperangkap di dalam telinga. Sehingga, kotoran tersebut lebih mudah dikeluarkan. Bahkan, ada juga loh obat tetes telinga yang mengandung bahan-bahan, yang mampu menarik kotoran keluar dari telinga dengan sendirinya. Dengan begitu, telinga akan jauh lebih bersih, dan terhindar dari infeksi.


2. Menggunakan Cairan Saline

Cairan saline adalah larutan garam yang mengandung natrium klorida (NaCl), dengan konsentrasi yang hampir sama dengan kadar garam dalam tubuh kita. Larutan saline biasanya digunakan untuk berbagai tujuan medis dan perawatan kesehatan, contohnya sebagai bahan untuk membersihkan kotoran telinga. 


Caranya, kamu bisa membuat larutan saline sendiri dengan mencampurkan satu sendok teh garam dapur non-iodin dalam satu cangkir air hangat. Kemudian, gunakan pipet untuk meneteskan cairan tersebut ke lubang telinga. Pastikan untuk tidak meneteskan cairan terlalu dalam, ya. Tunggu beberapa menit agar cairan ini bisa melunakkan kotoran dengan maksimal. Setelah itu, kamu bisa menggoyangkan kepala dengan lembut untuk membantu cairan keluar.


3. Menggunakan Air Hangat

Air hangat dapat membantu melunakkan kotoran telinga, dan membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan. Namun, penggunaan air hangat memang belum cukup efektif untuk membersihkan kotoran telinga yang terperangkap. Hal ini karena air hangat tidak memiliki sifat pengenceran yang kuat, seperti larutan saline atau obat tetes telinga yang memang dirancang khusus untuk tujuan ini. 


Jadi, kamu bisa menggunakan air hangat sebagai langkah persiapan sebelum menggunakan obat tetes telinga atau untuk membilas kotoran setelah penggunaan obat tetes telinga. Pastikan juga kalau air yang digunakan benar-benar sehangat kuku, bukan panas, untuk menghindari kemungkinan iritasi atau cedera.


4. Melakukan Penanganan Medis ke Dokter THT

Nah, kalau kamu ragu untuk membersihkan telinga sendiri, kamu bisa memeriksakannya langsung ke dokter THT. Biasanya, dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan kotoran telinga. Apalagi jika kamu merasa kotoran di telingamu sudah banyak menumpuk, dan mengganggu pendengaran, terasa gatal, mengeluarkan cairan, atau perasaan nyeri lainnya. Dokter dapat merekomendasikan prosedur yang tepat, hingga meresepkan obat.


Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Membersihkan Telinga

Oke, sebelumnya kan kamu sudah tahu ya, bagaimana cara membersihkan telinga yang dianjurkan. Selanjutnya, yuk ketahui beberapa hal yang harus dihindari saat membersihkan telinga!


1. Menggunakan Cotton Bud

Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga sebenarnya tidak disarankan oleh banyak ahli kesehatan telinga dan medis. Hal ini karena cotton bud cenderung mendorong kotoran lebih dalam di lubang telinga. Sehingga, terjadi sumbatan yang lebih parah di telinga, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.


Selain itu, ujung cotton bud yang keras, dapat menyebabkan iritasi atau cedera pada kulit sensitif di dalam lubang telinga, loh. Jadi, kamu disarankan untuk menghindari penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga, dan lebih memilih metode pembersihan lain yang lebih aman dan efektif. 


2. Menggunakan Ear Candle

Hayo, siapa nih yang pernah mencoba perawatan ear candle untuk membersihkan telinga? Ear candle adalah teknik membersihkan telinga dengan memasukkan ujung lilin ke dalam telinga dan menyalakan api di ujung lainya. Apakah benar efektif? Nyatanya tidak, ya. 


Belum ada penelitian yang bisa membuktikan kalau metode ini efektif untuk membersihkan kotoran dalam telinga. Selain itu, penggunaan ear candle beresiko menyebabkan luka bakar, sehingga cukup berbahaya jika dilakukan tanpa menggunakan teknik yang benar.


3. Terlalu Sering Membersihkan Telinga

Ternyata, terlalu sering membersihkan telinga, bukan berarti bagus, loh. Telinga memiliki lingkungan alami yang diatur oleh bakteri baik. Terlalu sering membersihkan telinga dapat mengganggu keseimbangan bakteri ini dan meningkatkan risiko infeksi telinga. 


Selain itu, membersihkan telinga terlalu sering atau terlalu dalam dapat meningkatkan risiko cedera pada kulit sensitif di dalam lubang telinga atau bahkan pada gendang telinga. Gendang telinga sangat sensitif dan mudah terluka jika terpapar pada benda asing yang keras atau kasar.


Gangguan Akibat Tidak Membersihkan Kotoran Telinga

Tidak membersihkan kotoran telinga dengan benar, juga bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, termasuk:

  • Penumpukan Kotoran: Kotoran telinga yang tidak dibersihkan secara teratur, dapat menumpuk dan mengeras. Hal ini menyebabkan sumbatan telinga yang dapat mengganggu pendengaran.
  • Infeksi Telinga: Kotoran telinga yang tertinggal dapat menjadi tempat perkembangbiakkan bakteri atau jamur, meningkatkan risiko infeksi telinga seperti otitis eksterna atau otitis media.
  • Gangguan Pendengaran: Penumpukan kotoran telinga dapat menghalangi jalannya suara menuju gendang telinga, yang akan menyebabkan gangguan pendengaran atau rasa penuh pada telinga.
  • Iritasi dan Gatal: Kotoran telinga yang tidak dibersihkan dengan benar juga dapat menyebabkan iritasi atau rasa gatal di dalam lubang telinga.


Nah, itulah beberapa informasi yang bisa kamu ketahui terkait cara membersihkan telinga yang tepat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat, ya. Bersihkanlah telinga hanya ketika diperlukan, dengan menggunakan metode yang aman dan tepat, dan menghindari pembersihan berlebihan atau agresif. 


Jika kamu memiliki kekhawatiran tentang kotoran telinga atau punya masalah kesehatan telinga lainnya, jangan ragu untuk konsultasikan dengan dokter atau spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) untuk saran yang tepat.

Dapatkan juga informasi seputar kesehatan tubuh dan kulit lainnya di aplikasi Diri Care. Kamu bisa merawat diri bareng dokter ahli dan mendapatkan solusi khusus sesuai kebutuhan diri kamu.  



Referensi:

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/cara-membersihkan-telinga

https://www.alodokter.com/cara-membersihkan-telinga-dengan-tepat

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/cara-membersihkan-telinga

https://www.klikdokter.com/info-sehat/tht/jangan-sembarangan-ini-cara-tepat-membersihkan-telinga

Tag:
tips
solusi
Share:
WhatsAppTwitterFacebookTelegram
Artikel terkait

3 langkah mudah beli produk #RawatDiri

Dapatkan produk efektif dari dokter, dibuat personal untukmu.

person
Isi kuesioner simpel
Isi pertanyaan singkat tentang kondisimu. Tim Klinis akan memeriksa dan merespon kamu dengan segera.
truck
Beli produk dan terima paket cepat
Pilih dan bayar produk rekomendasi Diri. Terima di alamatmu dengan cepat.
pointer
Nikmati layanan perawatan berkelanjutan
Punya pertanyaan seputar perawatanmu? Tanya-jawab dengan tim klinis Diri GRATIS selama perawatan.