GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download
dermatologi umum

Waspada Memar Tanpa Sebab, Ini Penyebab & Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh dr. Devi-25 Apr 2024
Waspada Memar Tanpa Sebab

Apakah kamu pernah menemukan memar di area tubuhmu, tanpa ada alasan yang jelas? Katanya sih, itu terjadi karena ‘dijilat setan’. Apa benar begitu? Tentu saja hanya mitos belaka ya. Hehehe…

Lantas, apa sih yang membuat tubuh kita memar tanpa sebab? Bagaimana cara mengobatinya? Supaya nggak salah penanganan, yuk langsung simak aja artikel ini sampai habis!


Apa itu Memar?

Memar adalah area kulit yang terlihat biru atau ungu, seringkali disertai dengan rasa sakit. Umumnya, memar terjadi akibat cedera atau trauma yang mengakibatkan pembengkakan dan perdarahan di bawah permukaan kulit. Ketika jaringan di bawah kulit rusak, pembuluh darah kecil pecah, dan darah keluar ke jaringan sekitarnya, menyebabkan warna kemerahan, kebiruan, atau keunguan. Cedera penyebab memar bisa berupa tubuh yang terbentur, tertekan, atau terjatuh.


Penyebab Memar Tanpa Sebab

Namun, terkadang memar juga dapat terjadi secara tiba-tiba, tanpa sebab yang jelas. Memar tanpa sebab yang jelas, bisa dikenal sebagai "memar spontan" atau "memar spontan tanpa trauma". Kondisi ini seringkali membingungkan dan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasari. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya memar tanpa sebab yang jelas, antara lain:


1. Kurangnya Nutrisi

Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin K, vitamin C, vitamin D, atau zat besi, dapat mengganggu proses pembekuan darah dan menyebabkan mudahnya terjadi memar. 


Kekurangan nutrisi dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk diet yang tidak seimbang, gangguan penyerapan nutrisi dalam sistem pencernaan, atau kondisi medis tertentu yang mempengaruhi metabolisme nutrisi. Oleh karena itu, penting untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup melalui diet yang seimbang. Jika perlu, kamu bisa mengkonsumsi suplemen nutrisi yang direkomendasikan oleh dokter atau profesional kesehatan.


2.  Olahraga Terlalu Intens

Tanpa sadar, ketika kita terlalu keras saat berolahraga, itu juga akan menimbulkan memar. Beberapa olahraga yang melibatkan gerakan berulang, seperti berlari, melompat, atau mengangkat beban, dapat menyebabkan stres berlebihan pada jaringan lunak. Stres berulang ini mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah dan jaringan di bawah kulit kita, dan memicu terjadinya memar.


Selain itu, proses pemulihan yang kurang setelah berolahraga, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera atau memar. Tubuh yang lelah atau terlalu stres, tidak dapat merespons dengan baik terhadap tekanan atau trauma yang ditimbulkan oleh aktivitas olahraga yang terlalu berat.


3. Efek Samping Obat

Mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya memar tanpa sebab yang jelas. Contohnya saja seperti obat antikoagulan, antiplatelet, atau pereda nyeri yang dapat mengganggu pembekuan darah, dan meningkatkan resiko perdarahan hingga memar. Penggunaan steroid, baik dalam bentuk oral maupun injeksi, juga dapat menyebabkan penipisan kulit dan kerapuhan pembuluh darah, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya memar. 


4. Autoimun

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri secara tidak sengaja, menyebabkan peradangan, kerusakan jaringan, dan berbagai gejala lainnya.


Beberapa penyakit autoimun, seperti lupus eritematosus sistemik (SLE) atau purpura trombositopenik idiopatik (ITP), dapat mempengaruhi pembekuan darah atau kesehatan pembuluh darah secara umum, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya memar tanpa sebab yang jelas.


5. Penyakit Serius Lainnya

Jangan dianggap remeh, munculnya memar tanpa sebab juga bisa menjadi tandanya adanya penyakit yang cukup serius. Beberapa kondisi medis tertentu, seperti leukemia atau penyakit hati, dapat menyebabkan perubahan dalam pembekuan darah atau dalam fungsi organ yang dapat menyebabkan memar tanpa sebab.


Jika kamu mengalami memar tanpa sebab yang jelas, atau frekuensi memar yang terjadi cukup sering (tidak wajar), penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Pemeriksaan medis dapat membantu mengidentifikasi dan menangani memar dengan cara yang tepat.


Cara Mengobati Memar Tanpa Sebab

Memar tanpa sebab umumnya dapat sembuh secara alami. Namun, pengobatan dapat kamu lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengobati memar tanpa sebab:


1. Kompres Dingin

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengompres bagian yang memar dengan air dingin. Hal ini bisa membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada memar. Bungkus kantong es dalam handuk, atau basahi kain bersih yang dengan air dingin, dan tempatkan pada area memar selama 10-20 menit beberapa kali sehari.


2. Istirahat yang Cukup

Ketika kamu merasa memar yang terjadi disebabkan oleh aktivitas yang terlalu padat belakangan ini, dengan beristirahat yang cukup, dapat membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat penyerapan darah yang terperangkap di bawah kulit.


3.  Penggunaan Obat Topikal

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan krim atau salep yang mengandung arnica atau bahan lain, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan pada memar. Namun, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker, untuk mendapatkan dosis yang tepat, ya.


4.  Menghindari Faktor Risiko

Jika kamu menyadari bahwa kegiatan atau aktivitas tertentu memicu terjadinya memar tanpa sebab, coba hindari kegiatan tersebut atau berhati-hati saat melakukannya.


5. Perawatan Lainnya

Terkadang, pengobatan medis, seperti terapi fisik atau terapi laser dapat membantu mempercepat proses penyembuhan memar tanpa sebab. Terutama, jika memar tersebut sudah cukup mempengaruhi fungsi tubuh atau kualitas hidup kamu.


Nah, itulah penjelasan mengenai penyebab memar tanpa sebab dan cara mengobatinya. Penting untuk diingat bahwa memar tanpa sebab umumnya tidak memerlukan perawatan medis yang intensif, dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, jika memar tidak membaik dalam waktu yang wajar, atau jika kamu memiliki kekhawatiran tentang kondisi kesehatan kamu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Dapatkan juga informasi seputar kesehatan tubuh dan kulit lainnya di aplikasi Diri Care. Kamu bisa merawat diri bareng dokter ahli dan mendapatkan solusi khusus sesuai kebutuhan diri kamu.  


Referensi:

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-memar

https://www.alodokter.com/tiba-tiba-muncul-memar-bisa-menjadi-gejala-penyakit-berbahaya

https://www.halodoc.com/artikel/memar-tanpa-sebab-ketahui-5-penyakit-penyebabnya

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/memar-tanpa-sebab  



Tag:
bekas luka
Share:
WhatsAppTwitterFacebookTelegram
Artikel terkait

3 langkah mudah beli produk #RawatDiri

Dapatkan produk efektif dari dokter, dibuat personal untukmu.

person
Isi kuesioner simpel
Isi pertanyaan singkat tentang kondisimu. Tim Klinis akan memeriksa dan merespon kamu dengan segera.
truck
Beli produk dan terima paket cepat
Pilih dan bayar produk rekomendasi Diri. Terima di alamatmu dengan cepat.
pointer
Nikmati layanan perawatan berkelanjutan
Punya pertanyaan seputar perawatanmu? Tanya-jawab dengan tim klinis Diri GRATIS selama perawatan.