Pernahkah kamu mendengar tentang metode skin cycling, yaitu cara merawat kulit dengan menggunakan produk tertentu berdasarkan jadwal atau siklus yang sudah dirancang sesuai kebutuhan kulit? Nah, ternyata metode serupa juga bisa diterapkan untuk rambut, lho! Metode ini dikenal dengan istilah hair cycling.
Hair cycling menjadi tren perawatan rambut yang cukup populer karena dianggap lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan rambut yang berubah-ubah. Tertarik mencoba metode ini? Yuk, ketahui apa itu hair cycling, manfaat, serta cara melakukannya!
Apa Itu Hair Cycling?
Hair cycling adalah menggunakan produk perawatan rambut yang berbeda secara bergantian, dengan jeda atau hari istirahat di antaranya. Tujuannya untuk memberikan rambut berbagai jenis nutrisi sesuai kebutuhan dan kondisinya yang bisa berubah dari waktu ke waktu.
Artinya, kamu nggak hanya menggunakan satu rangkaian produk yang sama setiap hari. Sebaliknya, kamu bisa merotasi penggunaan shampoo, conditioner, masker, atau serum sesuai kebutuhan. Misalnya, hari ini fokus hidrasi, besok perbaikan rambut rusak, lalu selanjutnya detoks kulit kepala. Siklus ini diulang secara rutin sesuai kondisi rambut.
Trend ini terinspirasi dari skin cycling alias rutinitas perawatan wajah yang juga mengganti-ganti produk perawatan. Tujuannya agar nggak terlalu banyak bahan aktif yang menumpuk di kulit dan bisa memberi waktu untuk kulit ‘bernapas’.
Manfaat Hair Cycling untuk Kesehatan Rambut
Salah satu manfaat utama dari hair cycling adalah memberikan perawatan yang lebih sesuai kebutuhan rambut yang terus berubah. Selain itu, ada beberapa manfaat lain hair cycling untuk kesehatan rambut:
Menyesuaikan Kebutuhan Rambut
Hair cycling sangat cocok untuk kamu yang rambutnya mudah berubah tergantung musim, tingkat stres, atau faktor lingkungan lainnya. Misalnya, saat sedang stres rambut jadi lebih mudah rontok, atau saat cuaca panas rambut terasa cepat lepek. Dengan hair cycling, kamu bisa menyesuaikan produk perawatan rambut sesuai kondisi yang sedang kamu alami.
Bisa Mencoba Berbagai Produk Hair Care
Keuntungan lainnya, kamu bisa mengeksplorasi berbagai produk dengan kandungan dan manfaat yang berbeda. Ini memungkinkan rambut dan kulit kepala mendapatkan nutrisi yang lebih beragam. Selain itu, kamu juga bisa menemukan produk mana yang paling cocok untuk kamu tanpa harus terpaku pada satu jenis saja.
Perawatan Jadi Lebih Simple
Meskipun secara keseluruhan jumlah produk yang kamu pakai mungkin lebih banyak, tapi dalam satu hari kamu hanya fokus menggunakan satu jenis perawatan sesuai jadwal.
Ini justru membuat rutinitas jadi lebih sederhana dan teratur. Rambut dan kulit kepala pun bisa lebih maksimal menyerap manfaat dari produk, karena nggak bercampur dengan terlalu banyak bahan aktif sekaligus.
Cara Melakukan Hair Cycling
Kalau kamu tertarik mencoba hair cycling, berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti:
Pahami Kondisi dan Kebutuhan Rambut
Setiap orang punya kondisi rambut yang berbeda-beda, jadi penting untuk mengenali kebutuhan rambutmu terlebih dulu. Apakah rambutmu cenderung kering, berminyak, mudah rontok, sering di-styling dengan alat panas, atau diwarnai? Dengan mengetahui masalah dan kebutuhan rambut, kamu bisa memilih jenis perawatan yang paling tepat.
Pilih Produk Sesuai Kebutuhan
Setelah memahami kondisi rambut, kamu bisa mulai memilih beberapa produk yang digunakan secara bergantian sesuai kebutuhan. Contohnya:
- Sampo dan kondisioner yang melembabkan untuk digunakan setelah rambut terpapar panas dari catokan atau sinar matahari.
- Produk yang mengandung bahan penguat seperti protein atau keratin saat rambut butuh perbaikan.
- Produk tambahan seperti scalp scrub atau masker rambut sesuai kondisi tertentu.
Lakukan Rotasi Secara Teratur
Pergantian produk bisa dilakukan secara teratur, tapi nggak perlu terlalu sering. Kamu bisa mengganti produk setiap 2-3 kali keramas atau disesuaikan dengan kebutuhan rambut saat itu.
Jangan lupa untuk memperhatikan efek dari setiap produk yang kamu gunakan, ya! Jika cocok dan memberi hasil yang baik, lanjutkan pemakaiannya. Tapi kalau muncul masalah seperti ketombe, gatal, atau rambut terasa berat, kamu bisa mengganti produk dan menyesuaikan rutinitas hair cyclingmu.
Kesimpulan
Hair cycling memang sedang jadi tren perawatan rambut yang cukup populer. Tapi, nggak setiap tren perlu diikuti, terutama jika kamu memiliki kondisi rambut atau kulit kepala yang sensitif. Atau kamu tipe orang yang nggak terbiasa gonta-ganti produk perawatan rambut.
Setiap orang punya karakteristik rambut yang berbeda, jadi perawatan yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk kamu.
Kalau kamu ragu untuk mencoba produk baru atau punya keluhan khusus, sebaiknya konsultasi langsung dengan dokter. Kamu bisa mendapatkan saran dan rekomendasi produk perawatan yang benar-benar tepat dan aman sesuai kondisi kulit kepala dan rambutmu. Yuk, konsultasikan masalah kesehatan rambut dan kulit kepala di Diri
Sumber:
http://realsimple.com/what-is-hair-cycling-8730172
https://www.popsugar.com/beauty/hair-cycling-49001109
