GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download
kesehatan rambut

Rambut Habis karena Kebotakan Dini? Cegah dan Atasi dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Flora F.-07 Jul 2022
Mencegah dan Mengatasi Kebotakan Dini Diricare

Kebotakan sering dialami pada usia senja. Namun pada kondisi tertentu, seseorang baik pria maupun perempuan juga bisa mengalami kebotakan dini lho. Kebotakan dini dialami ketika dalam sehari rambut rontok lebih dari seratus helai dan dipengaruhi faktor eksternal maupun internal. Penyebab kebotakan dini secara internal antara lain karena keturunan, faktor hormonal, gangguan tiroid, kondisi autoimun, dan stres. Sedangkan faktor eksternal bisa dipicu penataan rambut yang berlebihan dan diet ketat sehingga kurang nutrisi.


Lantas apakah kebotakan dini bisa dicegah atau diatasi tanpa harus transplantasi? Bisa kok! Kamu perlu mencermati dahulu apa penyebab kebotakan dini, baru memilih langkah pencegahan dan cara mengatasi seperti penjelasan berikut ini.


Penyebab kebotakan dini

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa penyebab rambut menipis pada usia muda terdapat sejumlah faktor, antara lain dijelaskan di bawah ini.


1. Pengaruh hormon dihydrotestosteron (DHT)

Salah satu hormon androgen yaitu DHT merupakan hormon seks pria yang berperan dalam pertumbuhan rambut. Perempuan juga bisa mengalami meskipun jumlah kasusnya lebih sedikit jika dibandingkan dialami pria. Sebuah studi membuktikan bahwa di Amerika Serikat terdapat 30 juta kasus perempuan memiliki DHT dibandingkan dengan 50 juta pria yang memiliki hormon sama.


Kebotakan dini dialami ketika produksi DHT meningkat dan mempengaruhi folikel rambut. Karena hormon ini terlalu tinggi, folikel menyusut dan rambut mati atau pertumbuhan berakhir. Pola kebotakan pada kondisi ini tidak dapat disembuhkan tetapi bisa memulai perawatan untuk pencegahan dan memperlambat proses kebotakan.


Untuk mengatasinya, kamu bisa konsultasi pada dokter berpengalaman di klinik DiriCare. Dokter akan mencermati seluruh gejala yang kamu alami dan memberikan rekomendasi terbaik untuk mengatasi keluhan pada rambutmu.


2. Gangguan tiroid

Gangguan tiroid yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerontokan rambut secara ekstrem sehingga memicu kebotakan dini. Baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme, perlu segera diobati karena bertanggung jawab atas kerontokan dan penipisan rambut. Seseorang juga bisa mengalami kerontokan rambut karena obat untuk mengatasi gangguan tiroid. Nah, oleh karena itu, konsultasikan pada dokter ya supaya mendapatkan rekomendasi yang tepat.


3. Penyakit autoimun

Alopecia areata merupakan kondisi autoimun yang memicu kebotakan dini karena biasanya dialami pada usia di bawah 30 tahun. Ciri-ciri kebotakan dini yang disebabkan penyakit autoimun ini terjadi pada bagian kecil, bukan di seluruh bagian kulit kepala. Kerontokan hanya terjadi sementara waktu, setelah itu berhenti. Tetapi dalam kasus yang parah, bisa menyebabkan kerontokan dan kebotakan yang ekstrem.


Selain alopecia areata, lupus juga termasuk penyakit autoimun yang dapat dialami jangka panjang dan memicu kerontokan rambut. Bahkan, kerontokan rambut ini merupakan salah satu gejala utama penyakit lupus. Seseorang dengan penyakit lupus membuat sistem kekebalan menyerang sel-sel tubuh yang sehat, sehingga mengalami peradangan dan lesi pada kulit kepala yang menyebabkan rambut rontok hingga menyebabkan kebotakan dini.


4. Kondisi psikologis

Stres atau kondisi psikologis tidak stabil setelah mengalami peristiwa buruk, bisa memicu 15 persen rambut yang telah berhenti tumbuh rontok. Perlu dipahami bahwa terdapat 85 persen helai rambut aktif, dan sisanya istirahat untuk tumbuh atau berhenti tumbuh yang disebut telogen. Telogen effluvium adalah ketika rambut telogen rontok karena kondisi psikologis. Ini merupakan kondisi sementara karena kulit kepala akan meregenerasi rambut baru.


Hal lain terkait kondisi psikologis yang jadi penyebab kebotakan dini ialah trikotilomania. Ini merupakan penyakit mental di mana seseorang terdorong untuk menarik rambut. Apabila dilakukan dalam waktu yang lama, dapat membuat rambut rontok dan mengalami kebotakan.


5. Keturunan

Penyebab ketiga ini tak bisa ditolak kecuali melakukan perawatan secara tepat untuk mengatasi. Apabila keluarga memiliki riwayat kebotakan dini, maka kemungkinan besar akan menurun. Langkah pencegahan mungkin tak bisa dilakukan, tetapi bisa melakukan perawatan rambut yang mempercepat pertumbuhan rambut sehingga tidak mengalami kebotakan pada usia muda.


6. Penataan rambut berlebihan

Memakai alat panas untuk menata rambut, dapat merusak rambut dan kutikula rambut. Jika dilakukan terlalu sering, folikel akan mengalami degenerasi sehingga meradang. Ini bisa menyebabkan rambut rontok dalam jumlah besar lho.

Setelah memahami penjelasan di atas, kamu perlu betul-betul memahami ciri-ciri kebotakan dini. Karena setiap gejala memiliki penyebab yang berbeda dan perlu diatasi secara berbeda pula. Untuk mengenali apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kebotakan dini, cermati penjelasan berikut ya.


Cara mencegah dan mengatasi kebotakan dini

Bagi Anda yang mengalami kebotakan dini pada usia di bawah 35 tahun dengan faktor penyebab perubahan hormonal, keturunan, stres, dan penataan rambut berlebihan, bisa mengambil langkah mudah untuk mengatasinya. Berikut cara yang bisa Anda lakukan.


1. Konsultasikan pada dokter dan pertimbangkan obat resep

Berkonsultasi pada dokter merupakan cara bijak dalam mengatasi kebotakan dini. Klinik DiriCare dengan dokter ahli berpengalaman, yang tidak hanya memberikan rekomendasi haircare topikal atas kerontokan rambut. Tetapi juga memberikan obat resep yang mengandung finasteride untuk menangani kerontokan rambut atau kebotakan dipengaruhi hormon dihydrotestosteron (DHT) dalam Custom Hair Growth Capsule apabila dibutuhkan.


2. Konsumsi makanan sehat

Atas rekomendasi American Academy of Dermatology, kerontokan rambut mungkin dialami karena kurang mendapatkan nutrisi cukup bagi rambut. Nutrisi yang dibutuhkan rambut antara lain biotin, zat besi, protein, dan zinc. Sebagai alternatif yang andal mengatasi rambut rontok dan kebotakan dini, kamu bisa konsumsi nutrisi yang dibutuhkan rambut dalam satu produk suplemen penumbuh rambut Custom Hair Growth Supplement yang telah teruji klinis merangsang pertumbuhan rambut lebih kuat dan sehat.


3. Minimalisir pemakaian gel rambut

Sejumlah bukti menemukan bahwa gel dan produk perawatan rambut yang tanpa dibilas bersih, dapat menyebabkan kerontokan rambut. Agar tak mengalami kebotakan dini, cobalah untuk meminimalisir pemakaian gel rambut karena bahan kimianya dapat terperangkap pada folikel rambut. Atau bisa mengganti dengan penata rambut dengan sedikit bahan kimia.


4. Hindari mandi keramas dengan air panas

Pada suhu dingin, mandi keramas dengan air panas membantu lebih rileks. Tetapi ternyata tak baik untuk pertumbuhan rambut lho. Soalnya jika suhu air terlalu panas untuk mandi keramas, bisa membuat minyak alami rambut akan berkurang. Buruknya lagi, bisa membuat rambut mudah rontok.


5. Pijat kulit kepala

Telah dibuktikan dalam penelitian bahwa memijat kulit kepala berpotensi meningkatkan sirkulasi darah sehingga rambut lebih padat. Selain itu, pijat kulit kepala membantu merangsang pertumbuhan rambut. Nah, manfaat lain dari memijat kepala ialah mengurangi stres sehingga faktor lain dari kerontokan rambut juga bisa teratasi. Namun pijat kulit kepala ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga terlatih untuk menghindari pijatan berlebihan yang dapat menarik rambut lepas dari kulit kepala.


6. Memakai sampo yang tepat

Rekomendasi terbaik yang bisa membantumu mencegah kebotakan ialah dengan memakai sampo yang tepat. Kamu bisa memakai sampo yang telah diformulasikan oleh tim klinis Diri, Custom Hair Growth Shampoo. Sampo ini memformulasikan ginseng extract, almond milk extract, zinc gluconate, dan vitamin B3 yang merangsang pertumbuhan rambut lebih sehat dan memperkuat rambut sehingga tak mudah rontok. Aturan pakai dan seberapa banyak kamu memakainya setiap kali keramas, akan mendapatkan anjuran langsung dari dokter ahli berpengalaman lho.


7. Aplikasikan serum rambut

Apabila ciri-ciri kebotakan dini mulai terlihat pada rambutmu, segera atasi dengan memberikan nutrisi cukup pada rambut. Tujuan dari pemberian nutrisi, meski rambut yang berhenti tumbuh mengalami kerontokan, dapat merangsang pertumbuhan rambut baru agar tak mengalami kebotakan.


Rekomendasi selanjutnya buat kamu, tambahkan perawatan rambut dengan memakai Custom hair Growth Serum. Serum ini telah teruji secara klinis dan aturan pemakaian langsung dianjurkan oleh dokter ahli. Buat kamu yang punya alergi terhadap bahan kimia tertentu dalam perawatan rambut, tak perlu khawatir. Karena dalam setiap perjalananmu merawat diri, akan selalu mendapatkan pendampingan dari Tim Klinis Diri.


Itulah penjelasan lengkap tentang penyebab, ciri-ciri, cara mencegah, dan mengatasi kebotakan dini. Kalau kamu mengalami rambut rontok parah, segera identifikasi pemicunya sehingga dapat segera melakukan langkah yang tepat untuk mengatasinya. Semoga membantu ya!

 

Referensi:

https://wexnermedical.osu.edu/blog/premature-baldness

https://skinkraft.com/blogs/articles/premature-baldness

https://www.webmd.com/connect-to-care/hair-loss/how-to-prevent-balding-before-it-starts

https://www.theguardian.com/fashion/2018/apr/23/seven-ways-to-avoid-hair-loss

Tag:
kebotakan dini
rambut rontok
solusi
tips
shampoo
serum rambut
Share:
WhatsAppTwitterFacebookTelegram
Artikel terkait

3 langkah mudah beli produk #RawatDiri

Dapatkan produk efektif dari dokter, dibuat personal untukmu.

person
Isi kuesioner simpel
Isi pertanyaan singkat tentang kondisimu. Tim Klinis akan memeriksa dan merespon kamu dengan segera.
truck
Beli produk dan terima paket cepat
Pilih dan bayar produk rekomendasi Diri. Terima di alamatmu dengan cepat.
pointer
Nikmati layanan perawatan berkelanjutan
Punya pertanyaan seputar perawatanmu? Tanya-jawab dengan tim klinis Diri GRATIS selama perawatan.