GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download
lifestyle

Kenapa Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa? Cek Kebiasaan Burukmu di Sini

Tim Penulis Diri-02 Mar 2026
Kenapa Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa? Cek Kebiasaan Burukmu di Sini

Saat menjalani puasa, banyak orang mengeluhkan bibir terasa kering, perih, bahkan sampai pecah-pecah dan mengelupas. Kondisi ini sering dianggap wajar karena tubuh tidak mendapat asupan cairan selama belasan jam. Namun, tahukah kamu bahwa bibir pecah-pecah saat puasa tidak selalu semata-mata karena kurang minum?

Faktanya, ada beberapa kebiasaan buruk yang tanpa sadar justru memperparah kondisi bibir. Mulai dari cara minum yang salah saat sahur dan berbuka, hingga kebiasaan menjilat bibir yang terlihat sepele. Yuk, cari tahu apa saja penyebab bibir pecah-pecah saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya!

Penyebab Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa

1. Dehidrasi Selama Berpuasa

Penyebab paling umum tentu saja adalah dehidrasi. Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12-14 jam. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi saat sahur dan berbuka, tubuh akan mengambil cadangan cairan, termasuk dari jaringan kulit dan bibir.

Bibir tidak memiliki kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Artinya, bibir lebih rentan kehilangan kelembapan dan menjadi kering lebih cepat dibanding area wajah lain.

2. Kurang Minum Saat Sahur dan Berbuka

Banyak orang hanya minum dalam jumlah sedikit saat sahur atau terlalu fokus pada makanan berat. Padahal, pola minum yang tidak optimal membuat tubuh tetap kekurangan cairan sepanjang hari.

Idealnya, terapkan pola 2-4-2:

  • 2 gelas saat berbuka
  • 4 gelas di malam hari
  • 2 gelas saat sahur

3. Kebiasaan Menjilat atau Menggigit Bibir

Saat bibir terasa kering, refleks yang sering dilakukan adalah menjilatnya. Sayangnya, kebiasaan ini justru memperburuk kondisi. Air liur mengandung enzim yang dapat mengikis lapisan pelindung bibir, membuatnya semakin kering setelah air liur menguap.

Begitu juga dengan kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit bibir yang pecah. Alih-alih sembuh, bibir bisa menjadi luka dan terasa perih.

4. Terlalu Sering Terpapar AC atau Sinar Matahari

Ruangan ber-AC dapat menurunkan kelembapan udara sehingga membuat kulit dan bibir lebih cepat kering. Di sisi lain, paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan juga dapat merusak lapisan pelindung bibir.

Jika kamu tetap beraktivitas di luar ruangan saat puasa, risiko bibir pecah-pecah akan semakin besar tanpa perlindungan yang tepat.

5. Kurang Nutrisi Tertentu

Selain cairan, kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi juga bisa menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Saat puasa, pola makan yang kurang seimbang bisa memicu kondisi ini.

Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung sayur, buah, protein, dan sumber zat besi agar kesehatan kulit dan bibir tetap terjaga.

Kebiasaan Buruk yang Bikin Bibir Makin Parah

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan berikut bisa memperburuk kondisi bibir saat puasa:

1. Tidak Menggunakan Lip Balm

Banyak orang ragu menggunakan lip balm saat puasa karena takut tertelan dan membatalkan puasa. Padahal, penggunaan lip balm secukupnya di bagian luar bibir tidak membatalkan puasa selama tidak tertelan dengan sengaja. Mengabaikan pelembap bibir justru membuat bibir semakin kering dan rentan pecah.

2. Menggunakan Lipstik Matte Tanpa Pelembap

Lipstik matte cenderung membuat bibir lebih kering karena formulanya minim kandungan pelembap. Jika digunakan tanpa lip balm sebagai dasar, bibir bisa semakin mengelupas. Saat puasa, sebaiknya pilih produk bibir dengan kandungan moisturizing seperti shea butter atau vitamin E.

3. Jarang Eksfoliasi Bibir

Sel kulit mati yang menumpuk membuat bibir terlihat kusam dan mudah pecah. Eksfoliasi ringan 1-2 kali seminggu dapat membantu mengangkat kulit mati dan membuat lip balm lebih mudah meresap. Namun, hindari eksfoliasi berlebihan karena justru bisa menyebabkan iritasi.

Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

1. Cukupi Kebutuhan Cairan

Pastikan minum air putih yang cukup dengan pola teratur dari berbuka hingga sahur. Hindari terlalu banyak minuman berkafein karena bersifat diuretik dan dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

2. Gunakan Lip Balm Secara Rutin

Pilih lip balm dengan kandungan:

  • Petrolatum
  • Shea butter
  • Hyaluronic acid
  • Vitamin E

Gunakan sebelum tidur, setelah sahur, dan saat bibir terasa kering.

3. Hindari Menjilat Bibir

Sadari kebiasaan ini dan hentikan secara perlahan. Jika bibir terasa kering, segera aplikasikan lip balm daripada menjilatnya.

4. Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan melon sangat membantu menjaga hidrasi tubuh. Sayuran hijau juga penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.

5. Gunakan Humidifier Jika Perlu

Jika sering berada di ruangan ber-AC, penggunaan humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara sehingga kulit dan bibir tidak cepat kering.

Bibir pecah-pecah saat puasa memang sering terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah. Selain faktor dehidrasi, kebiasaan kecil seperti kurang minum, menjilat bibir, hingga tidak memakai lip balm juga berperan besar.

Dengan memperbaiki pola minum, menjaga asupan nutrisi, serta rutin merawat bibir, kamu tetap bisa menjalani puasa dengan nyaman tanpa gangguan bibir kering dan pecah-pecah.

Yuk, mulai cek kebiasaanmu dari sekarang! Jangan sampai ibadah lancar, tapi bibir malah jadi korban.


Tag:
tips
Share:
WhatsAppTwitterFacebookTelegram
Artikel terkait

3 langkah mudah beli produk #RawatDiri

Dapatkan produk efektif dari dokter, dibuat personal untukmu.

person
Isi kuesioner simpel
Isi pertanyaan singkat tentang kondisimu. Tim Klinis akan memeriksa dan merespon kamu dengan segera.
truck
Beli produk dan terima paket cepat
Pilih dan bayar produk rekomendasi Diri. Terima di alamatmu dengan cepat.
pointer
Nikmati layanan perawatan berkelanjutan
Punya pertanyaan seputar perawatanmu? Tanya-jawab dengan tim klinis Diri GRATIS selama perawatan.