GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download
kecantikan kulit

8 Ciri-ciri Wajah Rusak Akibat Cream, Pernah Mengalami?

Ditinjau oleh dr. Elita M-24 Sep 2022
wajah rusak akibat cream kulit

Menggunakan produk skincare yang salah, besar kemungkinan akan berisiko pada kulit. Kalau tanpa sadar kamu menemukan rasa tak nyaman pada kulit setelah memakai cream atau jenis skincare lain. Maka ketahui cara mengatasi dan ciri-ciri wajah rusak akibat cream seperti penjelasan dalam artikel ini.


Ciri-ciri wajah rusak akibat cream

Banyak macam cream yang diaplikasikan pada kulit wajah. Mulai dari cream anti jerawat, pelembap, pembersih, hingga krim yang mengandung bahan aktif untuk tujuan spesifik, seperti memutihkan kulit wajah. Apakah kamu pernah tak cocok dengan cream yang dipakai dan mengalami tanda di bawah ini?


1. Wajah memerah

Paparan matahari dapat menyebabkan kulit wajah memerah. Tetapi ciri-ciri wajah rusak akibat cream jerawat, sama seperti terpapar matahari, yaitu kulit berwarna kemerahan. Dalam cream anti jerawat dengan kandungan asam salisilat dan benzoil peroksida, benar-benar dapat mengiritasi dan mengeringkan lapisan kulit paling atas. Ini membuat kulitmu lebih merah dan sensitif.

Untuk mencegah risiko ini, baiknya konsultasikan keluhan jerawat pada dokter berpengalaman. Rekomendasinya, kamu bisa konsultasi gratis pada tim ahli dan mendapatkan resep cream anti jerawat serta perawatan lainnya yang sesuai dengan kulitmu di klinik Diri.


2. Rasa terbakar dan perih yang intens saat menggunakan produk pertama kali

Kalau kamu memakai cream sebagai pelembap atau pembersih muka, jangan sampai menyebabkan rasa terbakar atau menyengat. Karena menurut dokter kulit S. Manjula Jegasothy, MD., ini merupakan tanda kamu alergi terhadap salah satu kandungan produk yang kamu pakai. Secara medis, kondisi alergi yang menyebabkan respons kulit perih dan terbakar disebut dermatitis kontak. Nah, sebelum memilih produk cream untuk kulitmu, penting untuk memperhatikan komposisinya. Hindari mengandung wewangian, pengawet, atau bahan aktif yang keras. Cara mengatasi apabila kamu mengalami hal ini, segera cucilah. Jangan sampai kulit wajahmu menderita karena bahan yang bekerja terlalu keras. Lain kali, kamu perlu lebih teliti dan jeli memilih kandungan skincare yang akan dipakai.


3. Kulit kering dan terkelupas

Memakai cream anti penuaan, bukan tanpa risiko. Seperti kandungan retinoid yang tak cocok dengan kulit sensitif, dapat memicu kulit kering dan terkelupas. Alih-alih menjadi lebih halus, kalau kamu sudah mengaplikasikannya selama beberapa waktu dan terus menerus terkelupas, ada baiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan pada dokter ahli. Retinoid bukan bahan aktif yang buruk. Bahkan kandungan ini unggul dalam memicu produksi kolagen, menjaga kulit senantiasa kencang, dan mengurangi garis-garis tanda penuaan. Tetapi tidak setiap jenis kulit dapat menerimanya dengan baik. Bahkan, perlu formulasi khusus agar mendapatkan manfaatnya yang spesifik.


4. Kulit terasa perih dan terbakar karena terlalu banyak memakai cream

Hampir semua dokter ahli merekomendasikan pemakaian cream secukupnya saja. Idealnya, kamu hanya perlu memakai seukuran kacang polong untuk pemakaian merata ke seluruh wajah. Kalau kamu merasa terlalu banyak memakainya, kulit terasa perih dan terbakar mungkin akan dialami.


5. Kulit wajah kusam

Ciri-ciri wajah rusak akibat cream, bisa mulai dikenali ketika kulit mulai kusam. Meski produk skincare yang kamu pakai diklaim dapat mengatasi keluhan, tetapi kalau tidak cocok bisa menyebabkan kulit wajahmu kehilangan kecantikannya.


6. Muncul ruam, terasa gatal, dan bercak-bercak

Kulit akan merespons setiap hal yang kamu aplikasikan pada permukaannya. Termasuk ketika kamu mulai memakai produk baru. Menurut dermatolog, ciri-ciri wajah rusak akibat cream yang mengandung pengawet, wewangian, atau akrilat ialah muncul ruam, terasa gatal, dan keluar bercak-bercak.


7.  Kulit wajah jerawatan karena cream pelembap

Setiap jenis kulit membutuhkan pelembap untuk menjaga kulit terhidrasi cukup. Tetapi, kalau kulit wajahmu berminyak atau sudah cukup lembap dan membanjiri dengan cream pelembap, bisa memicu muncul jerawat ataupun milia. Pori-pori kadang perlu bernapas lega. Bila perlu, kamu wajib memilih cream pelembap ringan dengan label ‘non comedogenic’ untuk meminimalisir risiko pori-pori tersumbat. Menurut dokter ahli, bila kamu memakai pelembap yang terlalu berat, bisa memicu penumpukan lipid atau lemak dan menyebabkan pori-pori tersumbat. Ketika pori-pori tersumbat, itu dapat menyebabkan jerawat.


8. Kulit berwarna lebih gelap efek dari cream pemutih

Skincare dengan kandungan pemutih atau bleaching perlu dipilih secara tepat. Kalau tidak, risikonya bisa merusak kulit. Tidak hanya menimbulkan efek iritasi, lebih parah lagi dapat membuat warna kulit berubah. Menurut NHS (National Health Services UK), produk skincare yang mengandung hidrokuinon, kortikosteroid, dan merkuri, dapat menimbulkan efek samping seperti kulit menjadi lebih gelap atau terlalu terang, menipis, jaringan parut, kerusakan ginjal, hati atau saraf, dan kelainan pada bayi baru lahir. Risiko dari cream pemutih dengan bahan berbahaya, perlu diatasi. Cara mengatasi wajah rusak akibat cream pemutih membutuhkan waktu yang tak sebentar lho! Oleh karena itu, kamu perlu mempertimbangkan bahan pemutih dalam skincare yang tergolong aman. Untuk mengatasi efek ringan dari cream pemutih, cuci bersih wajahmu. Kemudian kompres dingin untuk mengurangi rasa perih dan panas karena cream tersebut. Kamu bisa menyiapkan kompres berisi es batu dan kompres selama beberapa saat untuk mengatasi sementara waktu. Sebagai antisipasi, kamu perlu betul-betul memahami bahan-bahan yang terkandung dalam setiap skincare yang dipakai. Hindari yang mengandung bahan-bahan keras, apalagi bahan yang dilarang berdasarkan aturan internasional, yaitu skincare yang mengandung hidroquinon dan merkuri. Kalau ingin kulit wajah terlihat lebih cerah, lebih baik konsultasikan apa yang kamu inginkan pada dokter kulit. Karena bahan-bahan pemutih dalam skincare yang didapat over the counter (OTC) bisa jadi tidak aman pas untuk kulitmu. Lebih baik, dapatkan resep dan formulasi terpercaya berdasarkan rekomendasi ahli serta dermatolog.


Ditambah lagi, pastikan kamu mengetahui karakter kulitmu ya! Untuk kulit sensitif, bersikaplah bijak dalam memilih dan memakai skincare. Terutama skincare dengan tujuan spesifik, seperti menghilangkan jerawat, anti penuaan, ataupun mencerahkan kulit wajah. Itulah penjelasan mengenai ciri-ciri wajah rusak akibat cream dan caranya mengatasi. Kalau kamu pernah mengalaminya, agar tak berulang, dapatkan rekomendasi cream terbaik dari Diri Care. Bukankah formula skincare yang sesuai dengan kondisi kulit akan lebih terpercaya alih-alih memilih acak tanpa arahan pasti? Pilih perawatan yang terbaik untuk kulitmu ya!

 

Sumber:

https://www.pastemagazine.com/health/skin-care-/7-signs-youre-beauty-products-are-harming-your-ski/#sign-you-have-brown-spots

https://www.thehealthy.com/beauty/face-body-care/skin-care-products-bad-for-you/

https://wellcomecollection.org/articles/XJ3y1BAAAJwJXE7c

https://www.bebeautiful.in/all-things-skin/skin-concerns/7-home-remedies-for-soothing-your-bleached-skin


Tag:
tips
solusi
jenis kulit
kulit berminyak
kulit kering
Share:
WhatsAppTwitterFacebookTelegram
Artikel terkait

3 langkah mudah beli produk #RawatDiri

Dapatkan produk efektif dari dokter, dibuat personal untukmu.

person
Isi kuesioner simpel
Isi pertanyaan singkat tentang kondisimu. Tim Klinis akan memeriksa dan merespon kamu dengan segera.
truck
Beli produk dan terima paket cepat
Pilih dan bayar produk rekomendasi Diri. Terima di alamatmu dengan cepat.
pointer
Nikmati layanan perawatan berkelanjutan
Punya pertanyaan seputar perawatanmu? Tanya-jawab dengan tim klinis Diri GRATIS selama perawatan.